Space Iklan

banner adsbanner adsbanner adsbanner ads

Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Intel Sandy Bridge Dirilis Q1 2011


CALIFORNIA - Intel menegaskan bahwa perusahaannya akan meluncurkan prosesor berkode nama Sandy Bridge di Consumer Electronics Show pada 5 Januari 2011 mendatang.

Menurut undangan yang beredar, Manager Intel PC Client Grup Mooly Eden akan memamerkan prosesor baru tersebut sebagai prosesor tercepat di dunia di CES. Prosesor baru ini diharapkan dapat menggantikan Nehalem yang saat ini digunakan di Apple iMac Core i7 serta i5 dan MacBook Pro.

"Chip desktop akan berkisar dari dual Core 2,5 GHz i3s untuk quad 3,4 GHz Core notebook i7s Reguler akan mendapatkan 2.5GHz hingga 2.7GHz, Core i7 serta i5 pada 2011," sebut sumber lain di Intel, seperti dilansir Digitimes, Selasa (16/11/2010).

Sandy Bridge sendiri mendapatkan tempat yang istimewa, bahkan CEO Intel Paul Otellini mengatakan dia lebih bersemangat oleh Sandy Bridge dibandingkan produk yang perusahaannyaluncurkan "dalam beberapa tahun belakangan.

"Karena penerimaan yang sangat kuat Sandy Bridge, kita telah mempercepat jalan pabrik 32-nanometer kita," lanjut Otellini.

Pada saat itu, Intel diharapkan untuk melepaskan prosesor pada akhir tahun ini, dengan Apple kemudian memasukkan mereka ke dalam lineup Mac di awal tahun 2011. Pada tahun 2009, Apple adalah pembuat PC pertama untuk merilis sistem berbasis Nehalem.
Sumber : okezone.com

IBM Storewize V7000, Sistem Pengelola Data yang Efisien


JAKARTA - IBM mengembangkan sistem penyimpanan baru yang inovatif untuk beban kerja, seperti analitik realtime dan pemrosesan transaksi yaitu IBM Storwize V7000.

IBM Storwize V7000 dirancang secara efisien dan efektif untuk mengelola derasnya aliran data yang masuk ke dalam perusahaan, sehingga data tersebut dapat secara cepat dihantarkan untuk berbagai beban kerja, seperti pemrosesan transaksi, misalnya bertambahnya volume transaksi yang dilakukan melalui Web serta perangkat bergerak dan perangkat tertanam (embedded devices).

Sistem IBM Storwize V7000 dapat menyederhanakan pekerjaan administratif, seperti pengaturan dan pengelolaan sistem. Sistem yang baru ini juga dapat mengurangi ruang rak penyimpanan hingga 67 persen jika dibandingkan dengan penawaran pesaing, sehingga menyisakan ruang untuk tumbuh di waktu mendatang. Termasuk di dalamnya adalah serangkaian piranti lunak canggih yang sangat terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan agar pelanggan tidak perlu membeli perangkat secara terpisah atau mengorbankan kemampuan lainnya demi harga.

Kebutuhan akan kapasitas penyimpanan dunia akan terus meningkat dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 49,8 persen dari 2009 hingga 2014, menurut IDC. Perusahaan-perusahaan mengalami kesulitan dalam menghadapi berubahnya volume dan sifat data yang mereka kumpulkan yaitu menjadikan data menjadi informasi maupun menyimpan dan mengamankannya. IBM terus mengembangkan teknologi penyimpanan yang inovatif  dengan mengeluarkan biaya penelitian dan pengembangan yang tidak sedikit untuk membantu pelanggan mengelola proliferasi data dan mengubah data menjadi wawasan untuk meningkatkan daya saing.

Sistem penyimpanan baru yang diumumkan IBM hari ini dibangun atas inovasi sistem penyimpanan lainnya dari IBM seperti teknologi yang dapat mengurangi deduplikasi data, mempercanggih teknologi penyimpanan untuk mendukung pertumbuhan, terutama data yang tidak terstruktur, seperti video dan foto.

"Perusahaan-perusahaan saat ini mengalami kesulitan dalam menghadapi berubahnya volume dan sifat data yang mereka kumpulkan. IBM Storwize V7000 menawarkan tingkat efisiensi penyimpanan yang lebih tinggi sehingga pelanggan dapat menyimpan dan mengamankan data secara lebih baik," tutur Fetra Syahbana, Country Manager Systems and Technlogy Group, IBM Indonesia.

Menurutnya IBM mengombinasikan inovasi penyimpanan yang dikembangkannya, seperti teknologi IBM Easy Tier dan pengakuisisian teknologi penyimpanan yang terkemuka di industri, seperti XIV, untuk menyajikan portofolio solusi penyimpanan yang tak tertandingi.
"Sistem IBM Storwize V7000 dapat membuktikan teknologi penyimpanan data yang paling inovatif di seluruh portofolionya," tandasnya.
Sumber : okezone.com

AMD Phenom II X6 1090T


Sejak era Phenom generasi pertama, AMD memulai tren baru. Mereka menawarkan prosesor berinti lebih banyak ketimbang saingannya pada satu titik harga pasar. Pendekatan pasar yang cukup efektif ini sepertinya membuat AMD “ketagihan”. Ketika prosesor hexa-core milik Intel diluncurkan, kita tahu bahwa pilihan alternatif dari AMD juga akan segera keluar. Tentunya produk AMD ini akan lebih murah dibandingkan produk Intel, mengingat track-record AMD sebelumnya. AMD Phenom II X6 diluncurkan untuk menjawab permintaan pasar dan fansnya. Kemunculan ini sekaligus memanaskan kembali persaingan dengan rivalnya yang sudah terlebih dahulu meluncurkan prosesor berinti enam. Bersamaan dengan peluncuran perdana dua varian Phenom II X6 (1055T dan 1090T), AMD juga mengenalkan chipset baru yakni 890GX/FX untuk menemani Phenom II X6 ini. Kombinasi antara Phenom II X6, 890GX/FX serta Radeon HD seri 5000 menghasilkan platform baru yang disebut “Leo”.
Walaupun Phenom II X6 1090T memiliki jumlah inti sebanyak enam buah, teknologi yang digunakan pada inti prosesornya tersebut tidak banyak berbeda dengan keluarga Phenom II sebelumnya. Pasalnya, chip ini masih menggunakan arsitektur yang sama. Jadi pada dasarnya, AMD hanya memampatkan enam buah inti tersebut ke dalam “cangkang” yang sama dengan Phenom II X4. Kesamaan teknologi ini juga termasuk TDP-nya yang sama dengan pemilik tahta tercepat Phenom II X4 (sebesar 125 W). Namun pemilik nama kode (code name) “Thuban” ini tetap hadir dengan sesuatu yang baru.
Salah satu teknologi ini antara lain adalah AMD TurboCore. Ini merupakan sebuah teknologi untuk meningkatkan kecepatan prosesor dalam kondisi tertentu yang ditanamkan ke dalam Phenom II X6. Teknologi ini mirip dengan Turbo Boost milik Intel, hanya saja implementasinya berbeda. AMD TurboCore ini bekerja saat tiga atau lebih inti prosesornya tidak digunakan. Ketika TurboCore ini aktif, inti prosesor yang aktif mendapatkan kecepatan ekstra sebesar hingga 500 MHz, sedangkan kecepatan inti prosesor lainnya yang idle diturunkan sampai 800 MHz. TurboCore ini bekerja secara otomatis asalkan syarat tersebut dipenuhi.
AMD Phenom II X6 1090T diposisikan oleh AMD untuk menggantikan Phenom II X4 965 yang sebelumnya merupakan prosesor tercepat milik AMD. Dengan kecepatan yang lebih rendah 200 MHz, berbekal dua inti ekstra serta TurboCore, Phenom II X6 1090T lebih unggul dari Phenom II X4, membuatnya tidak kehabisan amunisi ketika harus beraksi di lapangan. Sementara itu, spesifikasi teknis lainnya tidak berbeda, dengan 3 MB L2 cache (dengan ukuran inti/core sebesar 512 KB) dan 6 MB L3 Cache yang di-share ke enam intinya.
Tak lengkap rasanya jika tidak mencoba seberapa jauh kemampuan Phenom II X6 1090T untuk berjalan pada kecepatan di atas standar. Prosesor yang termasuk dalam varian Black Edition ini berhasil mencapai kecepatan 3,7 GHz (18,5×200 MHz) dari standarnya 3,2 GHz dengan pendingin bawaan tanpa menaikkan tegangan prosesor. Dalam melakukan overclock ini kami menonaktifkan TurboCore serta Cool N’ Quiet.


Add to Google

Belum menemukan informasi yang anda cari? ketik keyword lebih spesifik :