DELL STREAK, Tablet Android 5Inch
Dell resmi mengenalkan jagoan mungilnya ke publik Indonesia. Sebagai informasi saja, Indonesia adalah negara ke 5 di dunia dan pertama di ASEAN yang kedatangan perangkat pintar ini. Meskipun mirip seperti ponsel, namun oleh Dell perangkat ini diketegorikan sebagai tablet.
PORSCHE CAYENNE CLR 550 GT by Lumma Design
Lumma Design, tuning house asal Jerman, berhasil membangun body kit khusus Porsche Cayenne terbaru. Bertajuk CLR 550 GT, paket yang berisi rangkaian body kit karbon ini menjadikan tampilan SUV Cayenne lebih lebar (wide body)
MEGAMIND 3D
Megamind (Will Ferrell), penjahat ulung dan terpandai yang pernah ada. Selama bertahun-tahun, ia berusaha menaklukkan kota Metro dengan cara apapun. Setiap usahanya selalu digagalkan oleh pahlawan super tak terkalahkan yang dikenal sebagai Metro Man (Brad Pitt)
Entri Populer
-
MILAN - Disela ajang EICMA 2010 lalu sempat terselip sosok Kawasaki Ninja 250R edisi terbaru. Motor sport entry level ini seakan tersembuny...
-
NOKIA C7 digadang-gadang sebagai versi terjangkau dari N8 karena bentuknya yang lebih kecil, beberapa fitur yang diusung pun lebih rendah...
Dua Korea Saling Serang, Pasar Saham Rontok
10 Negara Super Kaya di Dunia
Namun, PDB tidak mampu menunjukkan kekayaan negara yang sesungguhnya karena bisa jadi uang itu hanya terkonsentrasi di sejumlah pengusaha, bukan pemerintah. Itulah mengapa nilai Pendapatan Nasional Bruto (PNB) menjadi penting untuk mengukur kekayaan suatu negara.
Berikut 10 negara dengan PNB tertinggi per kapita, berdasar data terbaru Bank Dunia, seperti dikutip dari laman Daily Finance:
1. Luxemburg PNB per kapita: $58,810
Tingkat buta huruf: 1%
Tingkat pengangguran: 4,8%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 3,7%
Merupakan daratan kecil yang berbatasan dengan Prancis, Jerman, dan Belgia. Diapit sejumlah negara besar, negara ini tumbuh menjadi salah satu pusat bisnis utama di Benua Eropa. Dalam tiga tahun ke depan, negara ini berencana menyediakan layanan bandwidth dengan kapasitas supertinggi untuk mendorong pengembangan ekonomi digital yang canggih.
2. NorwegiaPNB per kapita: $55,190
Tingkat buta huruf: 0%
Tingkat pengangguran: 1,7%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 6,7%
Merupakan negara superkaya yang mendapat keuntungan besar dari ekspor minyak bumi pada 1970-an. Pendapatan utama negara ini berasal dari sektor minyak dan gas, juga teknologi dan komunikasi. Saking kayanya, negara ini mampu mendanai berbagai program sosial dan pendidikan tanpa membebani pajak. Tak heran jika tak ada warga buta huruf di sana.
3. Kuwait PNB per kapita: $53,390
Tingkat buta huruf: 6%
Tingkat pengangguran: 1,3%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 3,8%
Negara kecil di Timur Tengah ini memiliki 9 persen dari cadangan minyak dunia. Tidak seperti negara penghasil minyak di sekitarnya, negara ini cukup stabil secara politik. Dibanding dengan negara Teluk lainnya, tingkat pendidikan di Kuwait cukup baik. Daya serap tenaga kerja mencapai lebih 98 persen, baik di bidang perminyakan atau ekspor semen dan bata.
4. Macau PNB per kapita: $52,410
Tingkat buta huruf: 7%
Tingkat pengangguran: 3%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 2,2%
Daerah administrasi khusus di daratan China ini mendapat banyak pemasukan dari ekspor tekstil dan aneka produk manufaktur. Negara ini juga sangat terkenal sebagai salah satu destinasi perjudian dunia yang cukup masyur. Bahkan pada 2006, pendapatan dari sektor judi melebihi Las Vegas. Mayoritas warga memanfaatkannya sebagai ladang bisnis dengan membuka kasino, hotel, dan pembangunan resor untuk menarik wisatawan mancanegara.
5. Brunei PNB per kapita: $50,920
Tingkat buta huruf: 5%
Tingkat pengangguran: 3,7%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 3,7%
Seperti Norwegia dan Kuwait, sumber utama pendapatan pemerintah adalah dari industri minyak. Sebanyak 60 persen warganya bergantung hidup di sektor itu. Kemapanan finansial membuat pemerintah sanggup memberikan pendidikan gratis hingga perguruan tinggi. Sekadar catatan, Sultan Brunei bahkan pernah menjadi orang terkaya di dunia. Namun belakangan, ada kekhawatiran, menipisnya cadangan minyak mentah akan menjatuhkan standar hidup negara itu.
Tingkat buta huruf: 5%
Tingkat pengangguran: 3,95%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 2,2%
Singapura mempromosikan diri sebagai pelabuhan yang ramah bagi perdagangan internasional. Pemerintah setempat sangat ketat mengontrol perekonomian rakyat melalui kemajuan bidang industri elektronik dan farmasi. Selain mengedepankan kesejahteraan umum dan jasa publik, pemerintah sangat peduli terhadap tingkat pendidikan masyarakatnya.
7. Amerika Serikat PNB per kapita: $46,760
Tingkat buta huruf: 1%
Tingkat pengangguran: 9,6%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 5,6%
Jumlah penduduk dan kondisi geografis membuat negara adidaya ini tak muncul sebagai negara paling kaya di dunia. Bahkan angka pengangguran dua kali Luxemburg. Negara ini mengedepankan perekonomi kapitalis yang tak terlalu memprioritaskan program sosial. Namun, negara ini tak ragu menghabiskan anggaran besar untuk pendidikan. Meski tergolong maju, kesenjangan sosial-ekonomi di negara ini cukup kentara.
8. Hong Kong PNB per kapita: $44,090
Tingkat buta huruf: 3,4%
Tingkat pengangguran: 3,6%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 3,3%
Ekonomi negara ini sangat bergantung pada re-ekspor sejumlah produk. Hong Kong mendapat keuntungan dari transisi ekonomi eksportir industri ke pusat perbankan internasional. Pemerintah Hong Kong pro perdagangan bebas. Negara ini memprioritaskan anggarannya untuk kesejahteraan publik dan pendidikan warganya.
9. SwissPNB per kapita: $43,440
Tingkat buta huruf: 1%
Tingkat pengangguran: 4%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 5,3%
Masyarakat Swiss mendapat keuntungan dari kebijakan pemerintah yang sangat ramah bisnis. Ini membuat Swiss menjadi pusat investasi dan perbankan internasional. Kebijakan pajak yang sangat ringan juga membuat Swiss tumbuh bak surga bagi para pengusaha kaya dunia untuk menghamburkan uangnya. Sektor jasa makmur telah berkembang untuk memenuhi tuntutan kelompok tersebut. Negara ini juga mendapat keuntungan besar dari ekspor mesin industri dan bahan kimia.
10. Belanda PNB per kapita: $40,940
Tingkat buta huruf: 1%
Tingkat pengangguran: 3%
Anggaran belanja pendidikan per PDB: 5,5%
Pemerintah Belanda memainkan peran aktif dalam mempertahankan standar hidup tinggi bagi warganya. Belanda adalah model kebijakan ekonomi sosial liberal dan laissez-faire. Belanda memiliki ekonomi pasar bebas, yang didukung kekuatan pasar penyulingan minyak bumi dan industri mesin listrik. Kebijakan sosial liberal juga mendatangkan keuntungan melalui sektor obat-obatan terlarang dan wisata seks.
Samurai Bond untuk Kelola Utang RI ke Jepang
Berdasarkan data Direktorat Jendral Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, angka itu mencapai 45,9 persen dari total nominal utang asing Indonesia yang mencapai US$67,78 miliar. Sementara itu urutan kedua ditempati oleh Bank Pembangunan Asia (ADB) dengan porsi 16,3 persen atau sebesar US$11,08 miliar.
Urutan ketiga ditempati oleh Bank Dunia dengan porsi 14,6 persen atau besar nominal mencapai US$9,88 miliar. Negara lain dan juga lembaga kreditor sisanya memberikan sumbangan kecil yang semuanya terakumulasi dengan porsi 23,2 persen atau sebesar US$15,74 miliar.
Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan dengan besarnya porsi investor pengutang Jepang ke Indonesia membuat pemerintah harus menerbitkan obligasi khusus bernominal Yen.
"Kita beberapa kali terbitkan Samurai Bond kenapa?, karena kita sedang menerapkan manaemen utang," kata Rahmat di Hotel Mercure, Sabtu 20 November 2010.
Ia menjelaskan eksposure utang dalam bentuk Yen yang tinggi membuat pemerintah harus membayar utang itu dengan Yen baru. "Samurai Bond ini untuk mencari Yen baru," katanya.
Ia memperkirakan sampai tahun depan pasar surat utang dunia masih akan baik. Apalagi Indonesia masih akan menghadapi arus modal masuk yang tinggi hingga Semester I. Selain itu, imbal hasil (yield) masih akan sangat murah. Pemerintah akan menerapkan front loading strategy atau penerbitan utang sebanyak-banyaknya diperkirakan dikisaran 60-65 persen dari target penerbitan utang.
Bank Dunia Utangi Indonesia Rp7,2 Triliun
Pinjaman ini bagian dari rangkaian tahunan DPL yang dimulai sejak 2004. Upaya-upaya ini telah berhasil memperbaiki kondisi-kondisi investasi, pengelolaan keuangan publik dan meningkatkan pembangunan infrastruktur. Hal ini menjadi pondasi utama untuk pembangunan yang kuat dan inklusif di Indonesia.
Dari kedua pinjaman, DPL ketujuh senilai $600 juta bertujuan memperdalam upaya-upaya reformasi yang didukung oleh DPL terdahulu dalam menghilangkan ketidakpastian bagi investor yang hendak menanam investasi; memperkuat pengelolaan anggaran dan dana di pemerintah pusat; dan meningkatkan pengentasan kemiskinan dan pelayanan publik.
“Selama beberapa tahun terakhir, pengeluaran konsumen dan perkembangan sektor swasta telah menggerakkan perkembangan ekonomi Indonesia. Pembangunan jangka menengah diperkirakan akan bersifat lebih kuat dan inklusif, berkat reformasi-reformasi ambisius yang kini berlangsung di berbagai lini, ” kata Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia, Stefan Koeberle dalam keterangan yang diterima VIVAnews di Jakarta, Jumat, 19 November 2010.
“Tren-tren positif ini telah menggugah investor-investor internasional untuk melihat potensi besar yang dimiliki Indonesia. Karena itu, menjadi penting bagi Indonesia untuk tetap melanjutkan reformasi-reformasi yang bersifat struktural dan institusional".
Melalui pinjaman lainnya, yaitu Pinjaman Kebijakan Pembangunan Keempat senilai $200 juta, Bank Dunia mendukung upaya Indonesia untuk meningkatkan jumlah dan efisiensi pengeluaran pemerintah di sektor infrastruktur – terutama dalam pengadaan listrik, jalanan, air dan pelayanan sanitasi. Rangkaian DPL telah mendukung peningkatan investasi dalam bidang infrastruktur oleh sektor swasta melalui pembentukan susunan kerjasama antara publik dan swasta serta susunan tata kelola dalam akuisisi lahan, perlindungan lingkungan dan procurement publik.
“Infrastruktur terus menjadi salah satu kendala dalam investasi di Indonesia. Dalam hal ini, adanya peningkatan pembiayaan dalam sektor infrastruktur oleh pemerintah dalam dana tahun depan merupakan kemajuan positif. Ada perubahan-perubahan penting lainnya yang disusun untuk menarik minat lebih banyak investasi dari kelompok swasta dalam sektor ini, yang akan dibutuhkan untuk jangka panjang,” kata Koeberle.
Pada akhir 2010, DPL 4 diharapkan dapat membantu Indonesia dalam sejumlah hal: Meningkatkan pembiayaan bidang infrastruktur di tingkat nasional dan sub-nasional sebesar lebih dari 50 persen dan 35 persen berturut-turut sejak 2006. Meningkatkan proporsi subsidi listrik yang diberikan pada konsumen dengan pendapatan rendah. Menyiapkan penawaran-penawaran yang bersaing dan transparan untuk transaksi kerjasama antara public-swasta. Memperbaiki pengeluaran publik dan menawarkan resiko korupsi yang kecil melalui peningkatan transparansi dan akuntabilitas.
IM2 tingkatkan layanan broadband
Bandara Tutup, Yogya Hilang 58.300 Pengunjung
Pemerintah Akan Buat Aturan Diskon
Pasalnya, ditengarai, diskon atau semacamnya seperti obral dengan alasan cuci gudang, ternyata banyak di antaranya yang merugikan pembeli alias konsumen. Modusnya, barang atau produk yang didiskon, harganya dinaikkan dulu baru kemudian diberi potongan harga (diskon).
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Subagyo kepada pers di sela "Franchise and Licence Indonesia Expo 2010" di JCC, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2010), mengatakan, banyak laporan kerugian konsumen mengenai produk yang didiskon.
"Pemerintah akan mengatur ini. Karena itulah, nantinya pedagang (yang memberikan diskon) harus menyampaikan rencana programnya seperti apa. Misalnya, dikasih hitungan price-nya (harga) berapa, diskonnya berapa. Jadi kita tahu diskon itu tidak dinaikkan dulu baru didiskon," kata Subagyo.
Diskon yang ditawarkan para pedagang dan pusat perbelanjaan seperti ini terkesan membohongi para konsumen, karena produk yang ditawarkan sebenarnya tidak didiskon. Pasalnya, harga produk itu dinaikkan harga dulu baru didiskon yang besarannya sama dengan besaran harga yang telah dinaikkan sebelumnya. "Harganya dinaikkan, padahal setelah diskon kembali (harganya) ternyata pada porsinya sama," katanya.
Menurut dia, pembuatan aturan itu harus dilakukan karena kecenderungan terjadi pula perang harga antar pedagang yang memberikan diskon dan kesannya tidak sehat apalagi merugikan pelaku usaha lainnya dan rantai lalu lintas distribusi barang. "Jadi akan diatur dan diharapkan tahun depan sudah bisa diimplementasikan," kata Subagyo.
Dia mengatakan, peraturan itu nantinya akan mengakomodasi semua pihak, baik produsen, peritel, dan konsumen sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.
Kadin UMKM keluhkan prosedur kredit usaha rakyat





.gif)