Space Iklan

banner adsbanner adsbanner adsbanner ads

Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Stuxnet Mulai Serang Sistem Militer Iran


TEHERAN - Serangan Stuxnet yang menyabotase sejumlah pusat penelitian uranium milik Iran masih belum usai. Kali ini serangan semakin meluas dengan menginfeksi sistem militer Iran.

Menurut DebkaFile, serangan digital yang sedang berlangsung tersebut menyebabkan kerusakan, gangguan dan kebingungan dalam jajaran angkatan bersenjata Iran.

Misalnya, selama latihan pertahanan udara baru-baru ini, pejabat keamanan Iran diidentifikasi enam pesawat asing yang seolah-olah menyusup wilayah udara negara itu, padahal pesawat tersebut bukan termasuk dalam kategori pesawat berbahaya.

Dilansir TG Daily, Kamis (25/11/2010) tidak mengherankan, sumber militer Iran kemudian mengklaim sebuah kesalahpahaman, yang menegaskan tidak ada pelanggaran yang sebenarnya wilayah udara Iran.

"Para penyusup asing memang muncul di layar radar latihan, tapi ketika jet tempur buru-buru mencegat mereka, mereka menemukan langit kosong, artinya instrumen radar telah berbohong," jelas seorang penulis DebkaFile

Para peneliti DebkaFile yakin, Stuxnet itu yang membuat sistem radar di militer Iran tersebut mengalami masalah karena Stuxnet sengaja melakukan kerusakan.
 
Sumber : okezone.com

Acer Bombardir Pasar Komputer Tablet


TAIPEI - Acer membombardir pasar tablet dengan tiga seri tablet sekaligus. Dari tiga seri tersebut, dua diantaranya menggunakan sistem operasi Android.

Khusus untuk tablet yang berbasis Android, Acer menghadirkan dua ukuran yang berbeda dari yang 7 inci dan 10 inci. Belum diketahui nama tablet tersebut, namun dipastikan perangkat ini akan mendukung konektifitas 3G dan Wi Fi.

Dilansir Mashable, Rabu (24/11/2010), tingkat resolusi tablet ini mencapai 1280x800 dan 1080p dengan kemampuan untuk mendukung HDMI. Selain itu juga diusung kamera sekualitas 5MP di depan dan di belakang tablet ini. Diperkirakan tablet ini akan hadir pada April 2011 mendatang.

Kedua tablet Android dari Acer itu rencananya akan memakai versi Android 3.0 atau Honeycomb. Kesemua produk tersebut dijadwalkan segera hadir pada awal tahun 2011.

Acer juga akan melengkapi tablet mereka dengan kehadiran toko aplikasi sendiri yang dinamakan Alive. Toko aplikasi ini bakal melayani penjualan software untuk pengguna tablet, smartphone dan laptop buatan Acer.

Sementara itu, tablet yang menggunakan sistem operasi Windows 7 dipastikan bernama Iconia. Uniknya, tablet ini mengusung layar ganda untuk memperluas jangkauan pekerjaan tablet tersebut. Ukuran tablet ini sendiri mengusung 14 inci.

Sedangkan soal isi, terdapat RAM sebesar 4GB dengan prosesor Intel Core i5. Tidak diketahui berapa harga yang akan diusung oleh produsen asal Taiwan tersebut.
 
Sumber : okezone.com

Peneliti Analisa Lubang Hitam Kanibal


Analisa membutuhkan superkomputer dengan 70 ribu prosesor, dan baru kelar dalam 3 bulan. Dulu para peneliti mengatakan adalah mustahil sebuah lubang hitam bisa melahap lubang hitam lainnya di antariksa. Namun, kini teka-teki itu terjawab sudah.
Baru-baru ini para peneliti menganalisa lubang hitam kanibal, yang bisa memakan lubang hitam lainnya yang berukuran lebih kecil. 
"Saat dua lubang hitam bertabrakan, pada skenario astrofisika sebenarnya, mereka memiliki ukuran yang tidak sama," kata Carlos Lousto, peneliti Center for Computational Relativity and Gravitation, Rochester Institute of Technology, kepada Discovery News
Bahkan para peneliti berhasil membuat simulasi kondisi yang sangat ekstrim, ketika sebuah lubang hitam besar yang berukuran masif, memangsa lubang hitam lain yang berukuran ratusan kali lebih kecil darinya.
Sebelumnya, para peneliti hanya berhasil menganalisa lubang hitam yang dapat melahap lubang hitam lain yang memiliki massa yang 10 kali lipat lebih kecil. "Pada beberapa bulan ke depan, saya pikir kami akan bisa menghadirkan solusi lebih besar, dengan perbandingan massa dua lubang hitam 1000:1," kata Lousto.
Bagaimanapun, kata Lousto, ini merupakan masalah yang rumit. Sebab analisa seperti ini musti dilakukan oleh sebuah superkomputer. "Kami memerlukan resource superkomputer yang sangat besar."
Untuk analisa yang paling mutakhir saja, Lousto dan  kawan-kawannya menggunakan superkomputer di Texas Advanced Computing Center yang menggunakan 70 ribu unit prosesor. Simulasi itupun baru bisa diselesaikan setelah hampir 3 bulan.
Menurut rekan peneliti Lousto, Yosef Zlochower, simulasi lubang hitam kanibal ini bisa dibilang sangat penting, karena ini bisa menjembatani kesenjangan dua pendekatan riset yang sangat berbeda. 
Yang pertama yang mulai melakukan pendekatan tubrukan dua lubang hitam yang berukuran sama, yang kedua, yang melakukan pendekatan tabrakan antara dua lubang hitam yang berukuran 1000:1. Hasil penelitian Lousto dan Zlochower telah didaftarkan untuk dipublikasikan pada journal Physical Review Letters
Peristiwa saling memangsanya dua lubang hitam, bisa dideteksi dari gelombang gravitasi yang sangat intens. AS memiliki dua instrumen yang berusaha mendeteksi gelombang gravitasi tersebut, yakni melalui Laser Interferometer Gravitational Wave Observatory (LIGO) yang berbasis di bumi, serta Laser Interferometer Space Antenne (LISA) yang dijalankan oleh NASA.

Sumber : vivanews.com

Virus Penyerang Instalasi Nuklir di Indonesia


Indonesia adalah negara kedua dengan tingkat serangan Stuxnet tertinggi, setelah Iran. Beberapa waktu lalu dilaporkan bahwa worm Stuxnet menyerang Heysham Power Station,  sebuah pembangkit tenaga nuklir di Inggris. Satu dari dua reaktor Heysham 1 dimiliki oleh perusahaan Energi dari Perancis, EDF. Namun, seperti yang dikutip dari TheRegister, juru bicara EDF mengatakan bahwa permasalahan yang terjadi Heysham 1 tidak ada hubungannya  dengan isu 'cyber security'.
Cerita seputar Stuxnet memang tidak ada habisnya. Semenjak kemunculannya bulan Juni lalu, hingga kini Stuxnet terus menjadi bahan perbincangan di kalangan analis antivirus seluruh dunia. 
Stuxnet memang didesain untuk langsung menyerang sistem spesifik yakni SCADA dan PLC (Programmable Logic Controllers) yang menggunakan Siemens STEP 7 SCADA  atau SIMATIC WinCC. Bahayanya, Stuxnet juga dapat mencuri data-data penting di dalamnya. 
Pembangkit listrik Heysham
SCADA atau Supervisory Control and Data Acquisition adalah sistem yang bertugas mengontrol dan memonitor proses industri dan infrastruturnya, dan biasanya juga digunakan oleh pembangkit listrik.
Stuxnet memang program yang sangat canggih. Ia dibuat dengan kode yang begitu kompleks serta mampu mengeksploitasi beberapa celah Windows sekaligus dengan target serangan yang ditujukan pada skala besar/industri. Ini menjadikannya sebagai worm selebritas di kalangan para researcher antivirus. 
Banyak orang yang mencurigai Stuxnet dibuat oleh sekelompok orang dengan dukungan teknologi dan dana yang besar. Tidak heran bila banyak spekulasi mengatakan Stuxnet dibekingi oleh negara tertentu.
Banyak kalangan menduga bahwa Stuxnet sengaja didesain untuk menyerang pembangkit tenaga nuklir di Bushehr, Iran. Ada pula yang mengatakan bahwa ia mengincar uranium centrifuges (mesin pemisah isotop) di instalasi nuklir Natanz, yang juga berada di Iran. 
Iran memang menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat penyebaran Stuxnet yang paling tinggi di dunia. Dalam update laporan terbaru yang dibuat oleh Symantec, diduga kuat serangan ini ditujukan kepada pembangkit nuklir milik Iran. 
Pemerintah Iran sendiri secara resmi pernah mengkonfirmasikan bahwa Stuxnet telah menfinfeksi 30.000 komputer di negara Mullah itu. Namun mereka menyangkal bahwa worm Stuxnet tersebut menyebabkan kerusakan pada sistem SCADA yang ada di industri-industri, maupun reaktor nuklir milik mereka. 
Reaktor nuklir Bushehr IranSerunya, Ramin Mehmanparast, pejabat dari Departemen Luar Negeri Iran, terang-terangan menuduh bahwa Stuxnet adalah bagian dari upaya barat untuk mensabotase program nuklir milik Iran. Spekulasi itu pun kini sudah mengarah kepada ranah politik. 
Sekarang, mari kita lihat dari sisi Indonesia, yang merupakan negara dengan tingkat serangan Stuxnet tertinggi kedua setelah Iran. Yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah, mengapa Stuxnet juga begitu menyebar luas di Indonesia? Apakah Stuxnet juga ditargetkan untuk menyerang infrastruktus industri di Indonesia? 
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari kalangan industri maupun pemerintah setempat, perihal dampak dari serangan Stuxnet ini. Korban terbanyak di Indonesia justru berasal dari masyarakat umum pengguna Windows, yang banyak melaporkan komputernya terinfeksi oleh Stuxnet. 
Tak usah jauh-jauh, beberapa waktu lalu, saya melakukan scanning rutin terhadap USB flashdisk milik ayah serta adik saya. Ternyata worm Stuxnet terdeteksi di media simpan portabel itu.
Memang efek Stuxnet ini tak begitu kentara saat ia berjalan di sebuah komputer rumahan biasa. Namun, Stuxnet baru akan menyerang secara ganas pada komputer yang memiliki SCADA di dalamnya, karena memang Stuxnet didesain untuk itu.
Symantec pernah membuat proof-of-concept mengenai bahayanya stuxnet dengan melakukan simulasi percobaan menggunakan balon. Tes dilakukan menggunakan komputer yang terhubung dengan sistem SCADA yang diprogram untuk menjalankan mesin pompa peniup balon selama sekitar 3 detik. 
Ketika salah satu komputer diinfeksikan worm Stuxnet, maka sistem SCADA mulai menunjukkan keanehan, karena kemudian worm Stuxnet menginstruksikan mesin pompa untuk terus meniup balon, hingga akhirnya meledak. 
Cepatnya penyebaran Stuxnet yang terjadi di Indonesia adalah akibat kebiasaan penggunaan flash disk sebagai media pertukaran data yang terpopuler di masyarakat. Ini menjawab pertanyaan mengapa stuxnet begitu menyebar luas di sini. 
Stuxnet merupakan worm pertama yang dapat mengeksploitasi dan memanfaatkan celah sistem operasi Windows melalui file .LNK atau shortcut (CVE-2010-2568), yang dirancang untuk menginfeksi flash disk sebagai media primer penyebarannya. 
Tidak hanya itu, karena ia juga dapat menyebar di LAN atau jaringan setempat dengan mengeksploitasi celah Microsoft Windows Server Service RPC Handling Remote Code Execution Vulnerability (CVE-2008-4250), kelemahan Printer Spooler  (CVE-2010-2729), hingga menggunakan certificate atau digital signature curian.
Pada laporan awalnya, Michael Krampe, Jurubicara Siemens mengumumkan ditemukannya 15 customer-nya yang positif terinfeksi oleh virus ini, dan menurutnya masing-masing telah dapat mengatasi worm tersebut dan tidak berdampak buruk pada operational mereka. 
Sumber  lain juga menimpali, bahwa sepertiga dari customer, berasal dari industri di Jerman. Sebagai tindak lanjut dari serangan Stuxnet, Siemens dalam situs resminya memberikan solusi aman terkait penggunaan sistem mereka dan menyarankan kepada orang untuk tidak menggunakan flash drives. 
Hingga kini, misteri yang menyelubungi Stuxnet masih terus memicu berbagai spekulasi. Banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang siapa sebenarnya target utama worm ini, siapa pembuatnya, dan lain sebagainya. Terlepas dari itu semua, Industri manapun sangat potensial terserang oleh worm canggih ini. Tak peduli di Iran, Inggris, atau Indonesia. Atau bahkan mungkin juga Stuxnet telah sampai di komputer Anda.
*Arief Prabowo adalah Malware Researcher dari Emsisoft, perusahan computer security yang berlokasi di Austria

Sumber : Vivanews.com

Innovation Lab, Wadah bagi Pembuat Aplikasi


Di dalamnya, pengembang aplikasi dapat menikmati berbagai fasilitas secara gratis.Melihat tren perkembangan aplikasi yang begitu pesat, PT Indosat Tbk (Indosat) meresmikan laboratorium khusus yang dibuat untuk para pengembang aplikasi mobile. Wadah tersebut bertajuk Indosat Innovation Lab.
Teguh Prasetya, Group Head Brand Marketing Indosat mengatakan, di Innovation Lab tersebut perusahaan akan mengembangkan sistem inkubasi yang bisa membantu para pengembang aplikasi dan inovator muda untuk berkreasi.
"Kurang lebih seperti wadah bagi para pengembang. Mereka bisa bereksperimen dan berdiskusi secara intensif untuk memenuhi kebutuhan pasar dan pengembangan aplikasi," kata Teguh di Jakarta, 23 November 2010. "Setiap pengembang yang terlibat tidak dikenakan biaya sepeserpun, cukup registrasi saja."
Dalam membangun "taman bermain" bagi para pengembang aplikasi itu Indosat tidak sendirian. Perusahaan yang 60 persen sahamnya dikuasai Qatar Telecom tersebut merangkul sejumlah vendor jaringan dan telekomunikasi seperti Cisco, Nokia Siemens Network, Research In Motion, Alcatel Lucent, HP, ZTE, dan Ericsson.
Di dalam Innovation Lab, pengembang aplikasi dapat menikmati berbagai fasilitas meliputi ruang demonstrasi, ruang seminar, ruang pengembang, serta akses broadband HSPA+ 42 Mbps. Ruang demo dapat dimanfaatkan para pengembang untuk mencoba berbagai aplikasi terkini dari perangkat atau gadget berbasis OS Blackberry, Android, dan OS-OS lainnya.
"Sementara ini, Innovation Lab baru dibuka di Jakarta dan dapat digunakan oleh para pengembang aplikasi Blackberry. Setelah ini, kami akan membuka lab yang sama di Bandung untuk platform Google Android," ucap Teguh.
Sementara itu, Direktur Utama Indosat Harry Sasongko menilai kehadiran Innovation Lab ini sebagai pusat pertemuan para inovator muda dalam mengembangkan aplikasi dari berbagai sistem operasi.
"Semua ini adalah buah hasil kerja sama kami dan sejumlah vendor. Kami hanya menjembatani pengembang lokal dan vendor. Semuanya hasil gotong royong," tukas Harry.
Namun demikian, Indosat tidak memasang target berapa jumlah pengembang lokal yang akan dibidiknya. Dan, perusahaan juga enggan menyebutkan nilai investasi pembangunan Innovation Lab tersebut.

Sumber : vivanews.com

AS Luncurkan Satelit Mata-Mata Terbesar


Pejabat pemerintahan AS menjuluki satelit ini sebagai "satelit terbesar di dunia"Kantor pengintaian nasional Amerika Serikat (NRO), baru saja meluncurkan satelit mata-mata pengintai terbarunya, melalui Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida AS.  
Salah seorang pejabat pemerintahan AS menjuluki satelit mata-mata yang diterbangkan sebagai "satelit terbesar di dunia". Tak heran bila dibutuhkan roket pendorong terbesar milik AS, Delta 4, untuk meluncurkan satelit tersebut.
"Misi ini untuk memastikan sumber-sumber penting NRO bisa terus mendukung pertahanan nasional negara," ujar Brigjen Ed Wilson, Komandan Wing Antariksa ke-45, kepada MSNBC, sesaat setelah peluncuran. 
Satelit bongsor misterius itu berhasil diluncurkan setelah beberapa kali penundaan akibat masalah teknis. Satelit ini hanya dikenali dengan nomor identifikasi peluncurannya: NROL-32.
Bahkan, perusahaan roket pemilik Delta 4, United Launch Alliance tak tahu menahu apa isi kargo yang dibawa oleh satelit. "Saya sama sekali tak mengetahui. NRO yang akan menjawabnya," ujar Michael J Rein, juru bicara United Launch Alliance kepada FoxNews.
Menurut SpaceFlightNow, satelit yang diterbangkan ke orbit geosinkron yang berjarak 35.900 km itu dipercaya sebagai pesawat luar angkasa yang mampu berfungsi sebagai penyadap suara dan elektronik.
"Satelit ini sepertinya terdiri dari receiver-receiver radio yang sensitif dengan antena (mirip payung-red) yang lebar jangkauannya sepanjang 100 meter untuk mengumpulkan data intelijen elektronik bagi National Security Agency," kata  Ted Molczan, seorang pengamat angkasa yang ternama kepada SpaceFlightNow.
Menurut Molczan satelit mata-mata ini akan menggantikan salah satu pesawat luar angkasa pengintai lawasnya, atau bisa juga memperbanyak satelit mata-mata dengan menempatkannya di lokasi orbit geosinkron yang baru.
Peluncuran NROL-32 melanjutkan serangkaian peluncuran satelit milik NRO dalam meluncurkan satelit-satelit mata-mata setelah absen selama sekitar 20 tahun. September lalu, melalui Vandenberg Air Force Base, California, roket Atlas 5 juga telah menerbangkan sebuah satelit mata-mata berteknologi radar-imaging generasi baru.
 
Sumber : vivanews.com

NASA Teliti Kehidupan di Luar Angkasa


NASA ingin membuktikan, eksperimen astrobiologi bisa digelar di luar stasiun luar angkasa.Sebuah nanosatelit berukuran tak lebih besar dari sebungkus roti tawar dan memiliki nama serupa dengan kue kering favorit anak-anak diluncurkan ke luar angkasa. Oleh NASA, satelit mini tersebut ditugasi untuk mempelajari bagaimana sumber kehidupan berlangsung di jagat raya.

O/Oreos, nama satelit yang diluncurkan, merupakan singkatan dari Organism/Organic Exposure to Orbital Stresses. Satelit berbobot sebesar 5,4 kilogram merupakan nanosatelit pertama yang memiliki dua tugas eksperimen.

Eksperimen “Space Environment Survivability of Live Organisms” akan mempelajari pertumbuhan, kesehatan, dan adaptabilitas mikroorganisme yang hidup di lingkungan asing dan daratan kering. Setelah O/Oreos mencapai orbit, eksperimen akan memberi umpan dan menumbuh kembangkan sekelompok mikroba, dan mengukur respon mereka terhadap radiasi serta kondisi tanpa gravitasi.

Pada eksperimen, peneliti akan memantau apakah mikroba tersebut tetap makan dengan cara yang benar. Adapun nutrisi yang disediakan telah diberi warna, sehingga, jika mereka sehat, mereka akan berubah warnanya.

Eksperimen kedua, bertajuk “Space Environment Viability of Organics” akan memantau apa yang terjadi terhadap empat kelas molekul organik setelah mereka terekspos terhadap kondisi luar angkasa. Eksperimen ini didesain untuk dapat bertahan selama 6 bulan, dan O/Oreos akan dapat mengirimkan data penelitiannya selama sekitar satu tahun.

Dengan peluncuran di atas, NASA berharap satelit itu akan membuktikan bahwa melakukan eksperimen astrobiologi di luar angkasa dapat dilakukan tanpa perlu menggelar misi penelitian di stasiun luar angkasa.

“Kami berusaha untuk menunjukkan bahwa nanosatelit seperti O/Oreos dapat memenuhi kebutuhan para peneliti yang memiliki ide besar dan target penting,” ucap Bruce Yost, O/Oreos Mission Manager Ames Research Center, NASA, seperti dikutip dari PopSci, 22 November 2010.

Untuk mengorbit, O/Oreos menumpang roket Air Force Minotaur IV dari Kodiak, Alaska. Ia mulai mengirimkan sinyal radio setelah mencapai orbit sekitar 640 kilometer dari permukaan Bumi. Setelah misinya selesai, O/Oreos juga akan menjadi satelit pertama yang menggunakan mekanisme tanpa propellant untuk kembali ke Bumi.

20 Tahun, Astronom Temukan 500 Planet


Astronom menyebutkan adanya exoplanet serupa Bumi yang berpotensi untuk dihuni manusia.Extrasolar planet atau disingkat dengan exoplanet merupakan planet berada di luar sistem tata surya kita. Per 22 November 2010, astronom mengumumkan mereka telah berhasil mendeteksi 502 buah planet tersebut.
Diperkirakan, ada ratusan bintang yang merupakan exoplanet, dan masih perlu diinvestigasi lebih lanjut.

Menurut Jean Schneider, astronom dari Paris-Meudon Observatory yang mengumpulkan  Extrasolar Planets Encyclopedia, planet-planet itu ditemukan kurang dari 20 tahun sejak penemuan exoplanet pertama.
Seperti dikutip dari Space, 23 November 2010, extrasolar planet ke-500 yang ditemukan merupakan planet yang diberi nama HIP 13044b. Planet ini merupakan planet yang lahir di galaksi lain namun ditarik dan berada di dalam galaksi Bima Sakti.
Sejauh ini, data-data seputar planet-planet baru yang ditemukan didapat dari observatorium ruang angkasa Kepler milik NASA. Observatorium itu didesain mendeteksi planet-planet yang ada di galaksi.
“Sampai saat ini, Kepler berhasil menemukan lebih dari 700 kandidat bintang yang layak untuk ditelusuri lebih lanjut dan sebagian besar di antaranya kemungkinan merupakan planet,” kata Jon Jenkins dari Search for Extraterrestrial Intelligence Institute (SETI) yang mengepalai penelitian dan misi Kepler.
Penemuan exoplanet merupakan hal yang sangat positif. Sebagai informasi, sekitar dua bulan lalu, astronom mengumumkan ditemukannya exoplanet serupa Bumi yang berpotensi untuk dihuni manusia.

Sumber : vivanews.com

2015, iOS dan Android Kuasai 75% Pasar Aplikasi


PASAR global aplikasi smartphone memang sedang bertumbuh subur. Namun begitu, firma riset ABI Research Inc memperkirakan, para pengembang aplikasi smartphone di dunia ternyata hanya berfokus membangun aplikasi untuk sistem operasi iPhone OS (iOS) produksi Apple Inc dan Android produksi Google Inc.

"Hingga akhir 2015, aplikasi smartphone yang paling banyak tersedia dan paling banyak di-download konsumen di dunia adalah aplikasi pendukung sistem operasi iOS dan Android. Karena itu, aplikasi iOS dan Android akan menguasai pangsa 75 persen di pasar aplikasi smartphone global hingga 2015," ujar Research Associate ABI Research Inc Fei Feng Seet.

ABI Research menambahkan, pada 2010 toko aplikasi online milik Apple, yaitu App Store, akan mendominasi penjualan aplikasi smartphone dengan pangsa pasar global 52 persen.

Sedangkan toko aplikasi milik Google, yaitu Android Market, hanya akan menguasai pangsa pasar global 26 persen. Dibandingkan toko-toko aplikasi online yang lain, ABI Research menilai, App Store dan Android Market menguasai pangsa pasar global yang sangat besar.
Sumber : okezone.com

Asia Picu Pertumbuhan Mobile Applications


HONG KONG - Asia diprediksi akan memicu pertumbuhan aplikasi mobile, seiring dengan demand atas smartphone yang juga meningkat pesat.

Negara di Asia saat ini dikenal sebagai pasar smartphone yang cukup potensial dengan beberapa negara yang diketahui sebagai produsen teknologi canggih. Karakter warga Asia yang selalu on-the-go cukup menjadi alasan mengapa aplikasi akan tumbuh dan berkembang di wilayah tersebut.

Dilansir melalui Channel News Asia, Jumat (19/11/2010), perusahaan riset Gartner memprediksi jika antara tahun 2008 hingga 2012 akan terdapat sekira 50 miliar download aplikasi. Dari angka tersebut revenue yang diraih secara global akan mencapai USD27 miliar.

Sedangkan menurut perusahaan riset lain, ABI Research, jumlah download aplikasi akan mencapai 2,4 miliar download pada 2013 nanti. Angka ini hanya mencakup wilayah Asia saja. Dengan kata lain download aplikasi di Asia akan memberikan kontribusi sekira 20 persen dari total pasar download di dunia.

"Baik di China, Jepang maupun Korea, game sosial akan menarik perhatian banyak pengguna dan cukup menjanjikan untuk menghasilkan uang. Dari perspektif pengembang, mereka harus memiliki banyak kreativitas dan inovasi. Jika demikian maka perusahaan pengembang akan mampu menghasilkan banyak revenue," ujar CEO Wholesale Applications Community, Peters Suh.

Dikatakannya, dalam era sekarang ini banyak konsumen yang sudah melek teknologi dan selalu mencari aplikasi baru untuk membuat hidup mereka lebih nyaman, atau setidaknya lebih menghibur. Asia, yang dikenal sebagai pionir tren teknologi, dunia aplikasi akan memulai debutnya di negara ini.

"Apalagi penjualan tablet dan smartphone akan melewati penjualan PC dalam kurun lima tahun ke depan, meski PC tidak akan menghilang dalam waktu dekat," ujar Suh.

Menuru Suh, Jepang merupakan wilayah dengan tingkat pertumbuhan perangkat seluler dan aplikasi yang tertinggi dibanding semua negara. Bahkan di beberapa negara lain pasar aplikasi sangat cocok untuk negara seperti Asia dan Afrika, dimana ponsel merupakan perangkat yang cocok untuk digunakan, seiring belum tingginya penetrasi broadband dan koneksi fixed line.
Sumber : okezone.com

2015, Trafik Data Seluler Meningkat 30.000 Petabyte


TANPA peningkatan kapasitas jaringan data seluler, infrastruktur internet seluler para operator di dunia akan lumpuh menanggung beban dari lonjakan traffic data seluler global.

Firma riset Strategy Analytics Inc memperingatkan, para operator seluler di dunia harus segera meningkatkan kapasitas jaringan data (internet) seluler. Sebab, Strategy Analytics memperkirakan, traffic (lalu lintas) data seluler di dunia akan meningkat pesat hingga 2015.

"Traffic data seluler akan meningkat menjadi lebih dari 30.000 PB (petabyte), alias lebih dari 30.000.000 GB (gigabyte), pada 2015. Sekitar 30 persen beban itu disumbangkan smartphone sedangkan 70 persen beban yang lain berasal dari tablet dan modem seluler," ujar Senior Analyst Strategy Analytics Inc Nitesh Patel.

Strategy Analytics menambahkan, lebih dari 95 persen lonjakan traffic data seluler tersebut dipicu aktivitas konsumen dalam mengakses konten multimedia online. Tanpa peningkatan kapasitas jaringan data seluler, Strategy Analytics menegaskan, infrastruktur data seluler operator akan lumpuh menanggung beban tersebut.

"Operator seluler akan lebih efektif menyesuaikan sumber daya jaringan data dengan tuntutan konsumen apabila operator mampu mengombinasikan sistem analisis traffic data dengan investasi kapasitas jaringan dan skema tarif yang kompetitif," papar Director Wireless Media Research Strategy Analytics Inc David MacQueen.

Selaras dengan perkiraan Strategy Analytics, produsen teknologi seluler Airvana Inc menemukan, jaringan internet seluler para operator di dunia mulai kewalahan sejak populasi smartphone menanjak. Airvana menjelaskan, sebuah smartphone secara individual memang hanya mengonsumsi satu per dua puluh lima bandwidth yang biasa dikonsumsi sebuah notebook.

Namun begitu, Airvana menegaskan, pengguna smartphone mengakses jaringan internet seluler dengan intensitas yang jauh lebih tinggi daripada pengguna notebook. Akibatnya, Airvana menggarisbawahi, smartphone memberikan beban yang jauh lebih besar daripada beban notebook terhadap jaringan internet seluler. Airvana mengakui, akses internet seluler melalui smartphone di masing-masing negara di dunia memang bervariasi. Namun pada sejumlah kasus, jaringan internet seluler operator tertentu mengalami kelebihan beban hingga delapan kali lebih tinggi akibat akses internet seluler oleh smartphone.

"Dulu orang beranggapan notebook menjadi pemangsa terbesar sumber daya jaringan internet seluler. Tetapi sekarang industri mulai paham bahwa smartphone berdampak signifikan terhadap kinerja jaringan internet seluler," ujar Vice President Airvana Inc David Nowicki.

Bedasarkan survei tersebut, Airvana mengimbau para operator seluler meningkatkan kapasitas jaringan internet. Jika tidak, maka layanan mereka akan memburuk karena akses internet seluler menjadi semakin lambat dan bahkan lumpuh. Apalagi, Airvana memperingatkan, penggunaan smartphone untuk akses internet seluler akan terus meningkat.

Mengutip data firma riset iSuppli Corp, Airvana mengungkapkan, penjualan smartphone global akan mencapai volume 240 juta unit pada 2013, alias melonjak dari 200 juta unit pada 2009.

Firma riset Gartner Inc menambahkan, suplai bandwidth internet seluler di dunia pada saat ini sesungguhnya masih sangat kecil dibandingkan kebutuhan. Gartner menjelaskan, pada saat ini jaringan internet seluler masih berjalan normal karena tidak semua pengguna internet seluler menggunakan layanan tersebut secara bersamaan. Gartner memperingatkan, jika suatu saat terjadi wabah penyakit menular yang berbahaya di dunia sehingga orang takut pergi ke luar rumah dan mengandalkan akses internet dari jaringan seluler untuk bekerja, maka jaringan internet seluler di dunia niscaya akan lumpuh.
"Sebagian besar operator seluler di dunia mengklaim siap menampung lonjakan 40 persen lalu lintas data internet seluler. Kapasitas cadangan itu sesungguhnya terlalu kecil untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan apabila ada wabah berbahaya menyerang dunia," papar Managing Vice President Gartner Inc Eric Paulak.

Melihat perkembangan tersebut, para operator seluler pun mulai melakukan pembenahan.Organisasi operator seluler global GSM Association (GSMA) mengungkapkan, para operator seluler di dunia pada 2010 mengucurkan investasi hingga USD72 miliar untuk menyajikan teknologi internet seluler berkecepatan tinggi.

"Operator seluler berinvestasi besar-besaran untuk membantu konsumen mengakses konten bertipe apa pun di mana saja berada pada setiap saat melalui jaringan internet seluler," ujar Chief Marketing Officer GSM Association Michael O’Hara.

GSMA menjelaskan, sebagian besar dari investasi USD72 miliar tersebut digunakan untuk membangun jaringan internet seluler berkecepatan tinggi bertipe HSPA (High Speed Packet Access). Teknologi HSPA menjadi fokus pengembangan karena HSPA adalah teknologi internet seluler berkecepatan tinggi yang paling populer. Berdasarkan data GSMA,pada 2010 terdapat sekitar 200 juta koneksi HSPA di dunia. Pada saat yang sama, di dunia tersedia pula lebih dari 1.800 jenis gadget berteknologi HSPA, mulai modem, smartphone, hingga notebook. Gadget-gadget tersebut dipasarkan oleh lebih dari 150 produsen.

Firma riset Wireless Intelligence mengungkapkan, penggunaan layanan HSPA telah meningkat fenomenal sejak 2007 dan akan terus meningkat pada 2010. Wireless Intelligence menegaskan, pada 2009 di dunia muncul rata-rata sembilan koneksi HSPA baru pada setiap bulan. Karena permintaan HSPA di dunia pada 2010 terus meningkat, Wireless Intelligence memperkirakan, pada setiap bulan muncul ratarata 13 juta koneksi HSPA baru. Alhasil, pada 2010 akan terdapat sekitar 342 juta koneksi HSPA di dunia.
Sumber  : Okezone.com

China Siapkan Astronot Wanita Pertama


China berencana mengirimkan astronot wanita pertamanya ke luar angkasa.
Yang Liwei, Deputi Direktur Proyek Penerbangan Luar Angkasa Berawak, menjelaskan tim kedua yang akan berangkat ke luar angkasa pada tahun 2012 masih menjalani proses pelatihan. Tim astronot tersebut akan terdiri dari lima pria dan dua wanita.

Yang Liwei, yang juga astronot dan merupakan orang pertama yang mewakili China terbang ke ruang angkasa, enggan memaparkan identitas masing-masing astronot.

"Saat ini, tim kedua tersebut masih menempuh pelatihan profesional secara bertahap. Mereka nantinya akan mempersiapkan proses docking pada stasiun ruang antariksa dan beberapa misi lain terkait ruang laboratorium," ujar Yang, yang dikutip VIVAnews dari Xinhua, Senin 22 November 2010.

"Saya pikir Anda dapat melihat awak-awak tersebut pada pesawat Shenzou 9 dan 10 yang dijadwalkan terbang pada tahun 2012," tandasnya.

Sementara itu, Hong Kong Polytechnic University (PolyU) dan China Academy of Space Technology (CAST) baru-baru ini mengumumkan pembangunan laboratorium bersama yang mengkhususkan pada projek-projek presisi keahlian teknik di luar angkasa.

Presiden CAST, Yang Baohua, terpilih sebagai pemimpin delegasi yang membawahi enam anggota senior saat menandatangani kerja sama dengan pejabat presiden PolyU Philip Chan pada 15 November silam.

Di atas lembar yang ditandatangani itu, CAST akan menyumbangkan beberapa peralatan canggih, termasuk platform getaran dan alat vakum untuk pengujian mekanik dan termo, yang mana secara total bernilai US$751.879, setara Rp6,7 miliar untuk mengisi laboratorium baru.

Sedangkan, kocek investasi yang terkumpul dari kedua perusahaan secara total adalah 10 juta yuan, setara Rp13,4 miliar. Dana ini nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan laboratorium dalam lima tahun ke depan.

Sumber : Vivanews.com

Deflexion, Bahan Kain Anti Peluru


London-Baju anti peluru biasanya digunakan oleh tentara atau polisi untuk menangkal bahaya tertembak peluru. Tapi kini baju anti peluru bisa dipakai dan digunakan untuk pakaian sehari-hari karena bahan kain anti peluru telah ditemukan.
Biasanya bahan yang digunakan untuk menahan pukulan bersifat keras, tidak fleksibel dan tidak nyaman digunakan tetapi yang satu ini berbeda sama sekali.

Deflexion adalah sebuah material sejenis kain yang bisa melindungi tubuh atau gadget anda dari pukulan atau benturan cukup baik tetapi di satu sisi akan memberikan kenyamanan pada saat menggunakannya.

Bahan Deflexion ini sangat mirip dengan sifat kain biasa yaitu tipis, fleksibel (lentur) dan juga nyaman digunakan (tidak panas).
Delexion akan berubah menjadi keras apabila terkena benturan atau pukulan dan kemudian akan kembali fleksibel setelah itu. Pengerasan yang terjadi inilah yang akan mengurangi resiko benturan.
Bahan ini sendiri bisa digunakan untuk berbagai macam kebutuhan mulai dari baju untuk olahraga, sarung untuk ponsel atau notebook sampai sepatu olahraga.
Jenis bahan Deflexion sendiri ada dua jenis yaitu S-Range dan TP-Range dimana perbedannya ada pada kemampuannya untuk menahan benturan.

Sumber : inilah.com

Google: Media Sosial Salah Satu Elemen di Internet


JAKARTA - Perusahaan internet terbesar di dunia, Google, memastikan diri untuk merambah sosial media. Bahkan media sosial akan tertanam di banyak produk Google.

"Mesin pencari masih menjadi bisnis inti Google namun banyak produk kami yang lain yang akan mengalami perubahan fenomenal," ujar Direktur Keuangan Google Patrick Pichette, seperti dikutip melalui Straits Times, Minggu (21/11/2010).

Pichette menegaskan jika Google saat ini berada di puncak ekonomi digital yang sedang membesar, dimana komputer terus beroperasi tanpa henti, meningkat secara dramatis dan menjadikan inovasi sebagai hal yang sangat penting untuk bisa bertahan di tengah persaingan hebat.

"Prinsip Google yang paling utama adalah, tidak terpaku pada uang namun kami lebih mencoba untuk memahami jika internet merupakan media yang dapat mengubah dunia," ujar Pichette.

Menurut Pichette, Amazon dan Apple saat ini telah 'memenangi' perlombaan teknologi terbaru, sedangkan Microsoft dinobatkan sebagai pesaing yang tangguh. Namun dirinya tidak mengamini pendapat para analis jika Facebook merupakan pesaing baru bagi Google.

"Dunia digital meledak dan memiliki begitu banyak bagian, seperti komputasi awan, ponsel, media sosial, media pencarian, dan begitu banyak unsur. Di antara semua itu, jejaring sosial hanyalah satu dari sekian banyak bagian yang saya sebutkan tadi," tandas Pichette. 
Sumber : Okezone.com

Facebook Mail, Cara Baru Berkomunikasi


Facebook! Apa yang biasanya Anda lakukan dengan situs jejaring sosial ini? Update status? Mengomentari status orang lain? Itu sudah biasa tapi berapa banyak dari Anda yang aktif menggunakan fitur pesan pribadi dari situs jejaring sosial ini? Kalau Anda jarang menggunakannya, bersiap-siaplah untuk mulai memanfaatkan fitur ini karena Facebook baru saja meluncurkan layanan pesan yang bakal bersaing langsung dengan para penyedia layanan email gratis.
Mark Zuckerberg sendiri enggang menyebut fitur ini sebagai email. "Menurut kami cara berkirim pesan di era modern bukanlah email," ujar Zuckerberg seperti dikutip dari Fox News. Ini memang bukan email karena pada dasarnya Mark Zuckerberg membuat fitur ini berdasarkan fungsi chatting. Salah satu penyebabnya adalah karena Zuckerberg menganggap email terlalu lambat, tak seperti chatting yang lebih real time. Bahkan lebih dari itu, Mark Zuckerberg dengan tegas mengatakan, "We can do better."
Meskipun nantinya tetap akan ada @facebook.com yang jadi bagian dari alamat 'cara baru berkomunikasi' tadi namun fungsi pesan ini lebih dari sekedar email. Paling tidak ada tiga kelebihan yang ditawarkan oleh Facebook. Pertama, pesan ini bisa 'mengalir' ke berbagai platform termasuk SMS. Kedua, 'percakapan' ini juga akan disimpan dalam bentuk history dalam platform yang bervariasi tadi. Ketiga adalah apa yang mereka sebut 'social in-box'. Dengan social in-box ini Anda bisa menerapkan berbagai filter dan mengaturnya sesuai dengan kebutuhan Anda.
Facebook Mail
Perbedaan lain yang ditawarkan oleh 'message' ini adalah tidak adanya subject, CC, BCC dan Anda bisa mengirim pesan ini hanya dengan cara menekan tombol Enter, layaknya saat Anda chatting. Kabarnya, fitur ini bakal segera dilepas secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang dengan proses invitation.
Dalam acara press conference yang digelar kemarin pagi, Mark Zuckerberg juga sempat memaparkan berbagai fakta yang mendasari dilepasnya fitur yang kabarnya bakal jadi Gmail Killer ini. Menurut Mark Zuckerberg, saat ini email sudah dianggap terlalu lambat. Mark sempat berbicara dengan beberapa murid SMA yang mengatakan bahwa mereka lebih memilih SMS dan Facebook untuk mengirim pesan karena "email is too slow." Dari percakapan ini muncullah gagasan untuk membuat sistem komunikasi baru ini. Bagaimana hasilnya? Kita lihat saja setelah fitur ini mulai bisa kita nikmati.

Sumber : Kapanlagi.com

Google Docs Versi Mobile, Lebih Dari Sekedar Membuka Dokumen


Hari ini Google mengumumkan tentang tambahan fitur dari layanan Google Docs versi mobile. Kalau sebelumnya versi mobile hanya bisa menampilkan atau hanya sekedar melihat dokumen, saat ini pengguna Google Docs sudah bisa membuat file baru ataupun melakukan pengeditan dokumen secara online menggunakan browser mobile.
Dengan penambahan fasilitas baru ini, Google Docs sepertinya ingin memberikan hasil yang maksimal agar pengguna Google Docs bisa lebih produktif dalam memanfaatkan layanan ini. Artinya pengguna Google Docs bisa membuat dokumen surat penting urusan kantor walaupun ketika sedang berada di bus, kereta api ataupun sedang di tengah-tengah perjalanan. Pengguna juga bisa melakukan pencatatan secara detail dari tempat kejadian seperti konser musik atau pertandingan sepak bola menggunakan layanan Google Docs via handphone.
Tak lama lagi Google juga akan melakukan penambahan dukungan kepada pengguna yang berbahasa Inggris agar kompatibel dengan handset yang berbasis Android Froyo versi 2.2, iPhone, iPod Touch, dan iPad yang menggunakan IOS versi 3 ke atas. "Kami akan menambahkan dukungan untuk bahasa lainnya segera," kata Google Software Engineer Andrew Grieve.
Layanan Google Docs juga mendukung file dokumen berupa spreadsheet dan bisa melakukan pengeditan secara cepat dari browser mobile Android, Apple iPhone dan Nokia S60. Versi ringan Google Docs Spreadsheet ini sangat disarankan buat mereka yang menggunakan akses internet tak terlalu cepat. Selain itu versi ringan Spreadsheet ini juga bisa diakses lebih dari 50 orang di saat yang sama.
"Kami menambahkan sidebar yang memungkinkan Anda melihat siapa saja orang yang mengedit pada saat yang sama, dan jika Anda mengklik sidebar, Anda dapat chatting dengan kolaborator tepat di sebelah dokumen," kata Google Software Engineer, Olga Belomestnykh.
Dengan adanya Google Docs Mobile bisa mengetik dokumen di manapun secara online, yakni dengan satu tangan memegang handphone dan tangan lainnya masih bisa memegang pisang goreng

Sumber : Kapanlagi.com

Panduan Interaktif untuk Belajar Internet


Apa itu Internet? Di buku virtual ini Anda akan mengenal lebih jauh tentang Internet. Dalam upaya untuk meningkatkan rata-rata pengetahuan pengguna tentang fundamental Internet, browser, dan Web, Google baru-baru ini meluncurkan buku panduan interaktif online.

Buku interaktif tersebut akan menjelaskan dasar-dasar atau konsep seperti apa itu TCP/IP, HTML, browser extention, malware, komputasi awan, keamanan dalam berinternet, dan berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan Internet.

Disajikan dalam 62 halaman virtual, buku interaktif yang dibuat tim Google Chrome ini cukup bersahabat. Segmennya sangat luas: semua orang, mulai dari anak-anak sampai orang tua. Jika tertarik, Anda cukup membutuhkan akses Internet standar dan membuka alamat www.20thingsilearned.com.

Saat laman web terbuka, Anda akan menjumpai buku virtual berwarna biru bertuliskan 20 Things I Learned About Browsers and The Web beserta panduan interaktif di dalamnya. Anda bisa men-drag cursor mouse Anda ke kiri pada bagian depan buku untuk membukanya.

Di atas platform HTML5, Google memaparkan informasi seputar Internet  dengan tulisan cukup besar, ringan, mudah dibaca, disertai gambar, dan ilustrasi sehingga nyaman dibaca. Tak tanggung-tanggung, Google langsung merangkul ilustrator profesional berpengalaman asal Jerman, Christoph Niemann.
 
Hal menarik lainnya, pada buku ini, Anda tidak langsung dijejali informasi-informasi berat, tetapi langkah demi langkah, bahkan mulai dari definisi Internet dan bagaimana cara kerjanya. Lalu, apa hubungan Internet dengan browser, keamanan, open source, aplikasi Web 3D, bahasa pemrograman, komputasi awan, dan sebagainya.

Kalau Anda tidak tahu apa itu browser, Anda tidak sendirian. Tak sedikit orang yang sebetulnya tidak tahu apa itu browser. Terbukti dari polling yang dilakukan di Mashable.com, ditemui kurang dari delapan persen responden menjawab dengan benar, sisanya keliru. Itu baru browser, belum sampai ke komputasi awan, pemrograman Web, sampai aplikasi Web.

Anda dapat mengunjungi www.20thingsilearned.com kapan saja. Selain gratis, Anda juga bisa sekaligus mengasah kemampuan bahasa Inggris, karena seluruh isi buku disajikan dalam bahasa Inggris yang ringan dan mudah dicerna. Selamat mencoba!
 
Sumber : Vivanews.com

Awas Email Facebook Bisa Picu Masalah



HeadlinePakar teknologi boleh saja menyambut layanan baru dari Facebook. Tapi ahli hukum memperingatkan, layanan ini berpotensi menyulitkan karyawan dan bisnis.
Selain ahli hukum, sebuah blog teknologi online juga mengeluarkan peringatan serupa. Layanan Facebook yang baru itu berpotensi terjadi penipuan melalui orang yang mengaku staf Facebook dan meyakinkan pengguna untuk menyerahkan informasi sensitif.
Sistem pesan baru Facebook membuat setiap pengguna memiliki alamat ‘@facebook.com’, dengan nama profil pengguna di URL. Artinya, jika seseorang menerima pesan dari akun email itu, orang akan mudah menemukan profilnya.
Ahli hukum Australia Petrus Vitale mengatakan hal ini bisa menjadi masalah, jika calon karyawan mengirimkan resume bisnis menggunakan alamat email itu. “Layanan ini benar-benar merupakan pedang bermata dua. Anda akan melihat layanan ini bisa menyebabkan seseorang dipecat dan keputusan itu melanggar hukum,” ingatnya.
“Misalnya, jika terdapat pesan buruk pada halaman seseorang maka perusahaan bisa saja tak mempekerjakan orang itu karenanya, serta mungkin membuat perusahaan tak mempertimbangkan karyawan itu di sana.”
Vitale mengatakan, masalah ini menggarisbawahi mengapa pengguna Facebook perlu berhati-hati dalam mengatur privasi. “Saya rasa, hal ini benar-benar menunjukkan pentingnya pengaturan privasi di Facebook. Hal ini memperkuat diskusi tentang posting di forum publik,” katanya.
”Ini seperti memasang iklan di koran, kemudian menerbitkannya untuk semua orang.” Peringatan Vitale muncul setelah para ahli hukum lain mengatakan perusahan jangan menyelidiki calon karyawan mereka melalui Facebook, karena hal ini memiliki konsekuensi pelanggaran privasi..
Ahli Hubungan Industrial mengatakan informasi yang dikumpulkan di situs jejaring sosial ini mungkin tak memiliki relevansi terhadap bisnis, atau pekerjaan yang dilamar, serta keputusan untuk mempekerjakan seseorang atau tidak.
Vitale mengatakan banyak pengguna pasti ingin mengirimkan resume melalui alamat email Facebook.com. Tapi pengguna muda harus berhati-hati tentang privasi dan memastikan semua informasi tetap tak diungkap kepada publik.
“Hal ini hampir seperti mengirim email ke seseorang, kemudian pada saat yang sama memberi mereka akses ke segala hal di kotak masuk Anda. Ini adalah konsep aneh.”
“Hal ini harus ditangani dengan sangat hati-hati. Jika Anda akan mengirim informasi dari akun email Facebook, Anda perlu menyadari apa yang Anda letakkan di sana dan membuatnya untuk pribadi atau setidaknya memperkuat beberapa proteksi privasi di Facebook.”
Peringatan serupa juga datang dari blog online Gawker, blog ini memperingatkan pengguna agar mewaspadai penipuan di ‘@facebook.com’. Padahal domain email baru ‘@facebook.com’ tersedia bagi semua pengguna.
Sebelumnya, layanan ini hanya tersedia untuk staf Facebook. Blog ini memperingatkan, beberapa pengguna dapat melakukan beberapa taktik kotor pada layanan ini.
“Jadi, jika Anda mendapatkan email mencurigakan dari Facebook.com, terutama email yang meminta Anda mengirimkan informasi sensitif, waspadalah.” Gawker juga memperingatkan, Facebook memindahkan email stafnya dari domain email itu menjadi ‘@fb.com’.
Sumber : inilah.com

NASA Kembangkan Pesawat Hipersonik



 
 
Tujuannya untuk mencari cara agar manusia bisa ke ruang angkasa tanpa menggunakan roket. NASA berencana menganggarkan US$5 juta atau sekitar Rp44 miliar per tahun dalam jangka tiga tahun ke depan untuk mengembangkan kendaraan hipersonik yang bisa terbang hingga 5 kali kecepatan suara.

Jika pesawat tersebut digunakan di penerbangan komersial, maka ia tak lagi perlu 21 jam untuk menempuh perjalanan antara New York dan Sydney. Cukup 2 jam saja. Selain itu kabarnya, teknologi tersebut nantinya akan bisa diimplementasikan pada pesawat komersil.

Namun demikian, tujuan utama proyek ini adalah untuk mencari cara bagaimana manusia bisa pergi ke ruang angkasa dan ke planet seperti Mars tanpa menggunakan roket.

Sebagai ganti roket, kendaraan itu akan menggunakan mesin yang memanfaatkan udara, seperti layaknya pesawat terbang komersial. Meski penerbangan hipersonik pernah diraih beberapa kali sebelumnya, pendekatan ini merupakan teknologi baru. Pesawat akan mampu take off dan landing layaknya pesawat penumpang, tetapi dengan tenaga yang lebih besar.

Menurut proposal NASA yang dikutip dari TG Daily, 9 November 2010, pesawat tersebut nantinya harus dapat digunakan berulang kali. Untuk itu, material baru perlu dikembangkan sehingga dapat mengatasi temperatur yang sangat tinggi.

Disebutkan, masalah utama yang menjadi hambatan dalam mengembangkan pesawat hipersonik adalah overheat. Dan berhubung pesawat akan terbang dan mendarat seperti layaknya pesawat biasa, peralihan dari kecepatan biasa ke kecepatan hipersonik dilakukan setelah pesawat meninggalkan atmosfir. Untuk itu, kontrol dan manajemen energi sangatlah penting.

Sebagai informasi, pesawat hipersonik tercepat saat ini adalah X51-A Waverider yang juga dikembangkan NASA. Pesawat yang mengudara dengan bantuan pesawat B-52 bomber ini mampu mencapai kecepatan Mach 6 (sekitar 7.350 kilometer per jam) selama sekitar 3 menit.

Selain itu, NASA juga punya X43-A, pesawat hipersonik yang mampu terbang dengan kecepatan nyaris 7 kali kecepatan suara (kecepatan suara mencapai 1.236 kilometer per jam di suhu 20 derajat Celcius).
 


Add to Google

Belum menemukan informasi yang anda cari? ketik keyword lebih spesifik :